Onelsf.Biz | Informasi Sepak Bola | Cerita Hot

Situs berita sepak bola liga inggris, liga spanyol, liga italy, liga jerman, liga champion, liga indonesia - Just the best Football

Bimbingan Birahi Dengan Guru Baru | Cerita Dewasa

Bimbingan Birahi Dengan Guru Baru | Cerita Dewasa

Bimbingan Birahi Dengan Guru Baru Foto – Foto Bugil Terbaru, Cerita Dewasa Cerita Cerita Dewasa Sex, dan Bokep.3gp/mp4 dan masih banyak yang lainya dalam kesempatan ini onelsf.biz akan membagikan sebuah cerita terbarunya Bimbingan Birahi Dengan Guru Baru.

Bimbingan Birahi Dengan Guru Baru | Cerita Dewasa

onelsf.biz adalah Situs resmi foto-foto bugil, Cerita Dewasa artis telanjang artis bugil dan Cerita Cerita Dewasa terpanas.

bimbingan-birahi-dengan-guru-baru-cerita-dewasa

Cerita Dewasa – B`imb`ingan B`irah`i Dengan Dosen baru | Cer`ita dewasa – “Laptop, bahan mater`i, HP, dompet, rokok,,, OK clear!!” beg`itu kataku samb`il merap`ikan `is`i ransel dan beranjak menuju garas`i. Sampa`i d`i garas`i, aku baru `ingat kalau salah satu ban mob`ilku kempes sejak 3 har`i yang lalu. Dan akh`irnya, aku memutuskan perg`i dengan motor mesk`ipun sepert`inya akan turun hujan. Cer`ita Dewasa B`irah`i 2014 | Malam `in`i aku ada janj`i dengan dosen pemb`imb`ing TA ku. Aku adalah seorang mahas`iswa angkatan tua. Sudah 7 tahun aku kul`iah sampa`i-sampa`i dosen pemb`imb`ing TA ku d`igant`i karena harus melanjutkan study keluar neger`i. S`is`i ba`iknya, sang dosen penggant`i adalah seorang wan`ita cant`ik yang mungk`in us`ianya hanya terpaut 2-3 tahun dar`i umurku. Maklum lah, aku send`ir`i sudah berumur 25 tahun saat `in`i. Bu Ch`intya, beg`itulah kam`i b`iasa memangg`ilnya. Seorang wan`ita muda yang tak hanya cerdas dan penuh khar`isma namun juga cant`ik dan mod`is. Bel`iau resm`i mengajar d`i fakultas kam`i baru 1 semester. Tap`i dengan berjuta keanggunan `itu, tak heran j`ika bel`iau langsung d`ikenal & d`ikagum`i oleh seluruh penghun`i kampus. Cer`ita Dewasa B`irah`i 2014 | M`inggu `in`i, Bu Ch`intya cut`i sak`it. kabarnya gejala thypus yang d`iserta`i maag. Suatu ber`ita yang sangat buruk bag`i kelas yang d`iajarnya, karena selama bel`iau cut`i, tentu saja anak-anak t`idak b`isa bertatap muka dengan bu dosen yang katanya menjad`i semangat belajar mahas`iswa. Tap`i hal `in`i la`in bag`i mahas`iswa TA b`imb`ingan Bu Ch`intya. Kemar`in pag`i Bu Ch`intya meng`ir`imkan e-ma`il yang mempers`ilahkan seluruh mahas`iswa b`imb`ingannya meng`ir`imkan pekerjaan mas`ing-mas`ing v`ia e-ma`il, kemud`ian bel`iau menjadwalkan kam`i untuk b`imb`ingan d`i rumahnya selama bel`iau cut`i. Sungguh seorang dosen yang sempurna. Cant`ik, cerdas dan penuh `integr`itas. *** “blok C3 nomer 21”, beg`itu aku membaca kembal`i sms yang ber`is`i alamat Bu Ch`intya. Tak terasa aku telah sampa`i d`i perumahan Gr`iya Pesona, dan t`inggal 1 blok lag`i aku telah sampa`i d`i ked`iaman bel`iau. “sebelah k`ir`i jalan, gerbang merah maroon”, kataku dalam hat`i samb`il memark`irkan motorku d`idepannya. Rumah `itu t`idak terl`ihat megah, tap`i terl`ihat sangat rap`i. Komb`inas`i warna lampu tamannya terl`ihat sangat menar`ik d`imataku. Dan seolah t`idak `ing`in membuang-buang waktu lag`i, aku bergegas memencet bel d`ibal`ik gerbangnya. “selamat malam” beg`itu sambut sosok pem`il`ik rumah yang sudah kukenal ba`ik `itu. Dan tak lama kemud`ian, kam`i sudah duduk berhadapan d`i ruang tamu yang ukurannya juga t`idak terlalu luas. Malam `itu Bu Ch`intya mengenakan atasan tanpa lengan berwarna h`itam, dengan bawahan celana ketat berwarna abu-abu. Sungguh padu padan yang pas sekal`i, terl`ihat sexy tetap`i t`idak meny`irnakan keanggunannya. Sangat cant`ik. “kamu tad`i t`idak kehujanan kan?” tanyanya membuka pemb`icaraan. “t`idak Bu. `ibu sudah sehat?” kataku basa-bas`i “ah, saya sebenarnya juga t`idak merasa sak`it kok” jawabnya samb`il tersenyum dan menyalakan netbook-nya. “Dh`imas Perdana, HC04XXXXX, betul kan?” katanya samb`il membuka f`ile pekerjaanku, dan aku pun mengangguk meng-`iya-kan. “nah, saya harus mengatakan kepadamu bahwa kamu selalu mengulang kesalahan yang sama. Sekarang kamu baca has`il pekerjaanmu dan s`ilahkan bertanya kalau ada yang belum paham” katanya samb`il memutar netbook ber`is`i draft TA yang penuh coretan-coretan h`ighl`ight `itu kearahku “sepert`i yang sudah saya katakan kemar`in, seba`iknya tul`isanmu jangan bertele-tele. Gunakan sumber mater`i yang val`id dan jangan menul`iskan pendapatmu send`ir`i kedalam dasar teor`i. Kalau kamu `ing`in mengut`ip, blablabla…” Beg`itulah Bu Ch`intya menelanjang`i has`il kerjaku seolah semua yang kukerjakan penuh kesalahan. Sek`ilas aku mel`ir`ik wajah cant`ik yang penuh ekspres`i `itu, dan memang semua yang d`ikatakanya t`idak salah. “maaf Bu, kalau mengena`i paragraf `in`i, k`ira-k`ira yang salah bag`ian mana?” kataku sed`ik`it memotong pemb`icaraannya samb`il menghadapkan netbook `itu kearahnya “nah, kalau yang `in`i mengena`i penggunaan kal`imatnya. Kal`imat `in`i mengandung makna yang sama pers`is dengan bag`ian `in`i,” beg`itu katanya samb`il menyorot beberapa kal`imat d`ibawahnya “maaf bu, boleh saya duduk d`is`itu, soalnya dar`i s`in`i kurang jelas” beg`itu sahutku samb`il menunjuk bangku panjang yang d`iduduk`i Bu Ch`intya “ya s`ilahkan” katanya samb`il menggeser pos`is`i duduknya. Dan akh`irnya malam `itu kulewat`i dengan duduk bersand`ing Bu Ch`intya samb`il mendengarkan ceramahnya. Malam m`inggu, hujan ger`im`is mula`i turun, dan duduk bersand`ing Bu Ch`intya. “What a perfect weekend” beg`itu kataku dalam hat`i. Dan tentu saja kal`imat-kal`imat yang terdengar dar`i b`ib`ir t`ip`is `itu t`idak sepenuhnya lag`i kus`imak. Aku leb`ih memperhat`ikan gerak b`ib`irnya dar`i belakang samb`il men`ikmat`i kecant`ikannya parasnya. “ada pertanyaan lag`i?” katanya mengakh`ir`i penjelasannya “ehm, t`idak bu” jawabku cepat “kamu `in`i sebenarnya sudah paham, tap`i kurang ser`ius saja menul`isnya. Tolong yang ser`ius yak,, kas`ihan penel`it`ianmu. Kabarnya TA `in`i sudah 4 semester t`idak kamu kerjakan ya?” “hehe,, kan yang 1 tahun cut`i Bu.. jawabku sekenanya” “apa bedanya??? Ya pokoknya saya harap semester `in`i kamu selesa`ikan. Kalau t`idak, s`ilahkan car`i pemb`imb`ing la`in saja” kata Bu Ch`intya dengan nada tegas. “ngomong-ngomong kamu mau m`inum apa? Saya buatkan kop`i samb`il nunggu hujan reda ya?” kata Bu Ch`intya samb`il beranjak berd`ir`i “What a super perfect weekend!! Sekarang malah acara ngop`i bersama Bu Ch`intya ” beg`itu kataku dalam hat`i dengan polos. Dan satu hal lag`i kusadar`i ket`ika Bu Ch`intya beranjak menuju dapur. Tampak jelas ket`ika bel`iau lewat d`idepan mataku, celana abu-abunya mencetak jelas belahan pantatnya. “masa’ Bu Ch`intya gak pake CD yak??” beg`itu k`ira-k`ira p`ik`iran jorokku t`iba-t`iba muncul dan segera kutep`is jauh-jauh. Bel`iau termasuk dosen yang kuhormat`i, so, sepert`inya t`idak pantas kalau aku berp`ik`iran yang aneh-aneh sepert`i `itu *** “Ngomong-ngomong, kamu asl`i mana d`im?”.. t`iba-t`iba Bu Ch`intya sudah muncul lag`i membuyarkan lamunanku. “Katanya kamu buka usaha konveks`i ya?” lanjutnya samb`il meletakkan cangk`ir kop`i d`idepanku “`iya bu. Usaha cloth`ing kec`il-kec`ilan. Saya asl`i Surabaya Bu. Kalau `ibu asl`i mana?” kataku menanggap`i. “Saya kec`il d`i Medan, tap`i sudah p`indah s`in`i sejak kul`iah S1 dulu. Katanya usaha cloth`ing kamu sudah k`ir`im kemana-mana ya??? memang mahas`iswa kalau sudah kenal du`it b`iasanya jad`i susah lulus.” sahutnya samb`il tertawa kec`il. Dan akh`irnya malam `itu kam`i lewat`i dengan pemb`icaraan-pemb`icaraan r`ingan tentang b`isn`is yang sedang kujalankan, tentang hobby kam`i, tentang keluargaku, tentang keluarga Bu Ch`intya, dll. Ternyata Bu Ch`intya adalah anak bungsu dar`i 3 bersaudara. Kedua kakak lak`i-lak`inya sudah berumah tangga. Ayahnya adalah orang Medan, seorang pejabat m`il`iter dan `ibunya seorang keturunan Belanda. Kedua orang tua Bu Ch`intya bercera`i sejak bel`iau duduk d`i SMU, oleh karena `itu, Bu Ch`intya memutuskan untuk t`inggal send`ir`i d`i rumah `in`i, sejak bel`iau lulus SMU dulu. “Ngomong-ngomong, hujannya tambah deras d`im, kamu tunggu d`is`in`i dulu saja sampa`i reda. Saya mau masuk dulu sebentar” kata Bu Ch`intya samb`il menengok kearah jam yang tergantung d`isudut ruangan “eh, sudah malam Bu. Sudah setengah 10. Mend`ing saya nekat saja, dar`ipada nant`i tambah malam. Kayanya hujanya juga ndak bakal berhent`i” beg`itu jawabku samb`il mel`ihat memasukkan laptopku “ya kalau hujanya ndak berhent`i kamu ng`inep d`is`in`i saja ndak pa pa” sahut Bu Ch`intya samb`il tersenyum men`irukan gaya b`icaraku “ya kalau saya ng`inep nant`i b`isa d`imasa tetangga Bu” beg`itu sahutku dengan nada bercanda “s`iapa yang mau ngeroyok kamu?” sahut Bu Ch`intya cepat. “Saya t`idak bercanda kok d`im. Kamu b`isa d`is`in`i dulu kalau kamu mau. Dar`ipada kamu hujan bada`i nekat”. beg`itu sahut Bu Ch`intya. Jawabanya s`ingkat, tap`i cukup menegaskan bahwa d`ia t`idak bercanda. “baga`imana? Kalau mau nekat hujan-hujan t`idak apa-apa. Saya t`idak b`isa melarang kamu, tap`i kalau mau nunggu hujan dulu juga t`idak apa-apa. “eh, saya nunggu hujan dulu saja bu” jawabku samb`il tetap merap`ikan laptopku. “OK, saya masuk dulu ya. Soalnya d`is`in`i banyak ang`in. Nant`i kalau hujannya belum reda s`ilahkan `ist`irahat d`is`in`i, anggap saja rumah send`ir`i. Jangan lupa motormu d`imasukkan” beg`itu kata Bu Ch`intya samb`il tersenyum “`iya Bu”, beg`itu jawabku s`ingkat. *** Aku send`ir`i t`idak hab`is p`ik`ir. Baga`imana b`isa seorang Bu Ch`intya menawarkan aku untuk t`idur d`is`in`i. B`iarpun aku t`idur d`iteras sekal`ipun, apakah layak seorang mahas`iswa sepert`iku t`idur d`irumah seorang dosennya? Apakah `in`i suatu jebakan? Jangan-jangan ada konsp`iras`i atau rencana khusus dar`i p`ihak kampus, atau apapun `itu. Beg`itulah p`ik`iranku muluk-muluk, dan ternyata hujan tak kunjung reda. Sementara hujan ang`in semak`in deras, akupun memutuskan memasukkan motorku dan menutup p`intu depan. Bukan karena aku memutuskan untuk meng`inap, tap`i ang`in d`iluar tambah kencang dan a`ir hujan tert`iup masuk ke ruang tamu. “Nant`i kalau reda baru bal`ik deh” beg`itu kataku dalam hat`i Setelah menutup p`intu, aku bergegas masuk kedalam mencar`i Bu Ch`intya, bukan pula karena aku `ing`in t`idur d`irumahnya, mela`inkan aku `ing`in ke to`ilet mencuc`i kak`i samb`il buang a`ir kec`il Ternyata Bu Ch`intya berada d`idalam kamarnya. Aku mendengar suara bel`iau menonton TV samb`il tertawa kec`il. Dan aku pun bergegas mendekat dan mengetuk p`intu kamarnya yang memang terbuka. “Eh d`imas, g`imana? Jad`i mau ng`inep? Masuk d`im” sahut bel`iau samb`il tetap meny`imak TV-nya. Tubuhnya terbar`ing d`iatas spr`ing bed yang cukup lebar, sementara sel`imut tebal yang tampaknya sangat hangat menutup h`ingga bahunya. “eh t`idak Bu, saya mau ke to`ilet” beg`itu jawabku “ya s`ilahkan” sahutnya cepat. “paka`i yang d`idalam saja ya, soalnya yang d`iluar t`idak ada sabunnya. saklarnya ada d`isamp`ing p`intu” lanjutnya samb`il menunjuk ke salah satu sudut kamarnya Dengan sed`ik`it canggung, akh`irnya aku masuk dan p`ip`is d`i kamar mand`i d`i kamar Bu Ch`intya. Padahal tad`i aku mau buang a`ir d`i to`ilet belakang. T`idak enak kan kalau masuk rumah sampa`i ke belakang tanpa b`ilang. Rasanya agak r`ikuh juga buang a`ir d`i kamar mand`i Bu Ch`intya, apalag`i yang punya kamar sudah berbar`ing nyaman d`itempat t`idurnya. “p`intu depan sudah d`itutup?” beg`itu tanyanya beg`itu aku keluar dar`i kamar mand`i, samb`il tetap meny`imak tayangan TV yang tergantung d`is`is`i kanan kamar “ehm, sudah Bu” beg`itu jawabku canggung “ya sudah, `itu acaranya bagus lho. Kalau kamu perhat`ikan b`isa jad`i masukan buat TA-mu” katanya samb`il membesarkan volume TV “`in`i tentang budaya Jepang jaman PD 2, `in`i b`isa jad`i referens`i blablabla..” beg`itu lanjutnya menerangkan BACA SELANJUTNYA…

Bimbingan Birahi Dengan Guru Baru untuk lengkapnya silahkan kunjungi juga onelsf.biz juga menanyangkan situs bokep asli Indonesia dan manca negara .terima kasih sudah mengunjungi situs kami. Baca Juga Cerita Dewasa Lainya : Dipuasin Dua Suster Bohai | Cerita Dewasa

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Onelsf.Biz | Informasi Sepak Bola | Cerita Hot © 2014 onelsf.biz