Onelsf.Biz | Informasi Sepak Bola | Cerita Hot

Situs berita sepak bola liga inggris, liga spanyol, liga italy, liga jerman, liga champion, liga indonesia - Just the best Football

Darah Perawan Calon Sekretaris | Cerita Hot

Darah Perawan Calon Sekretaris

Darah Perawan Calon Sekretaris Foto – Foto Bugil Terbaru, Cerita Hot Cerita Cerita Hot Sex, dan Bokep.3gp/mp4 dan masih banyak yang lainya dalam kesempatan ini onelsf.biz akan membagikan sebuah cerita terbarunya Darah Perawan Calon Sekretaris.

Darah Perawan Calon Sekretaris

onelsf.biz adalah Situs resmi foto-foto bugil, Cerita Hot artis telanjang artis bugil dan Cerita Cerita Hot terpanas.

Darah Perawan Calon Sekretaris | Cerita Hot

Cerita Hot – Aku sudah berkeluarga, tap`i aku punya W`iL yang juga sangat kuc`inta`i. Aku sudah menganggap `ia sebaga`i `istr`iku saja. Karena `itu aku akan memangg`ilnya dalam cer`ita `in`i sebaga`i `istr`iku. Dar`i obrolan selama `in`i `ia mengatakan bahwa `ia `ing`in mel`ihatku ‘berc`inta’ dengan wan`ita la`in. Akh`irnya t`ibalah pengalaman kam`i `in`i. S`iang d`i har`i Sabtu `itu terasa panas sekal`i, t`iupan AC mob`il yang menerpa langsung ke arahku dan ‘`istr`iku’ kalah dengan rad`ias`i matahar`i yang tembus melalu`i kaca-kaca jendela. Aku sedang melaju kencang d`i jalan tol menuju arah Bogor untuk suatu keperluan b`isn`is. Sepert`i telah d`irencanakan, kubelokkan mob`il ke arah pom bens`in d`i Sentul. setelah tad`i tak sempat aku meng`is`inya. Dalam set`iap antr`ian mob`il yang cukup panjang terl`ihat ada gad`is-gad`is penjaja m`inuman berenerg`i. Sek`ilas cukup mencolok karena seragamnya yang cukup kontras dengan warna sekel`il`ingnya. Dar`i sederetan gad`is-gad`is `itu tampak ada seorang yang pal`ing cant`ik, put`ih, cukup seras`i dengan warna-warn`i seragamnya. `ia terlalu man`is untuk bekerja d`iter`ik matahar`i sepert`i `in`i walaupun menggunakan top`i. Tatkala tersenyum, senyumnya leb`ih mengukuhkan lag`i kalau d`i s`in`i bukanlah tempat yang pantas bag`inya untuk bekerja. Aku sempat khawat`ir kalau `ia t`idak berada d`i deretanku dan aku mas`ih hanyut dalam berbaga`i terkaan tentangnya, aku t`idak sempat bereaks`i ket`ika `ia mengangguk, tersenyum dan menawarkan produknya. Akh`irnya dengan wajah memohon `ia berkata, “Buka dong kacanya..” Segera aku sadar dengan keadaan dan refleks membuka kaca jendelaku. `istr`iku hanya memperhat`ikan, t`idak ada komentar. Meluncurlah kata-kata standar yang `ia ucapkan set`iap kal`i bertemu calon pembel`i. Suaranya enak d`idengar, tap`i aku tak meny`imaknya. Aku malah bal`ik bertanya, “Kamu ngapa`in kerja d`i s`in`i?” “Mom, k`ita kan mas`ih perlu sekretar`is, kenapa t`idak d`ia aja k`ita coba.” “Ya, boleh aja”, jawab `istr`iku. “G`imana mau?” tanyaku kepada gad`is `itu. “Mau.. mau Mas”, katanya. Setelah kenalan sebentar dan sal`ing tukar nomor telepon, kulanjutkan perjalananku setelah meng`is`i bens`in sampa`i penuh. `istr`iku akh`irnya tahu kalau maksudku yang utama hanyalah `ing`in ‘berkenalan’ dengannya. `ia sangat setuju dan antus`ias. Malam sek`itar jam 20:00 HP `istr`iku berder`ing, sesua`i pemb`icaraan `ia akan datang menemu`i kam`i. Setelah d`iber`i tahu alamat hotel kam`i, beberapa saat kemud`ian `ia muncul dengan penamp`ilan yang cukup rap`i. `ia cepat sekal`i akrab dengan `istr`iku karena ternyata berasal dar`i daerah yang sama ya`itu **** (ed`ited), Jawa Barat. T`idak sampa`i setengah jam kam`i sudah merasa betul-betul sebaga`i suatu keluarga yang akrab. `ia sudah beran`i mener`ima tawaran kam`i untuk `ikut meng`inap bersama. `ia sempat pam`it sebentar untuk menyuruh sop`ir salah satu keluarganya untuk pulang saja, dan telepon ke saudaranya bahwa malam `itu `ia t`idak pulang. Setelah cer`ita kesana-kemar`i akh`irnya obrolan kam`i menjurus ke masalah seks. Setelah agak kaku sebentar kemud`ian suasana menca`ir kembal`i. K`in`i d`ia mula`i men`impal`i walau agak malu-malu. S`ingkat cer`ita d`ia mas`ih perawan, sudah d`ijodohkan oleh keluarganya yang `ia belum beg`itu puas. Ke`ing`intahuannya terhadap masalah seks termasuk agak t`ingg`i, tap`i pacarnya `itu sangat pemalu, termasuk agak d`ing`in dan agak kampungan walau berpend`id`ikan cukup. Kam`i cer`itakan bahwa dalam masalah seks kam`i selalu terbuka, punya banyak koleks`i photo pr`ibad`i, bahkan kal`i `in`i kam`i `ing`in membuat photo ket`ika ‘berc`inta’. “Udah ah, k`ita samb`il t`iduran aja yuk ngobrolnya”, ajak `istr`iku. “N`ih kamu paka`i k`imono satunya”, kata `istr`iku samb`il member`ikan baju `inventar`is hotel. Sedangkan aku yang t`idak ada pers`iapan untuk meng`inap akh`irnya hanya menggunakan kaos dan celana dalam. `ia dan `istr`iku sudah merebahkan badannya d`i tempat t`idur, kemud`ian aku menghamp`ir`i `istr`iku langsung memeluknya dar`i atas. Kucumbu `istr`iku dar`i mula`i b`ib`ir, p`ip`i, leher, dan buah dadanya. `istr`iku mengerang men`ikmat`inya. Aku menghent`ikan cumbuanku sejenak kemud`ian mem`inta tamu `ist`imewaku untuk mengamb`il photo dengan kamera d`ig`ital yang selalu kam`i bawa. Tampak `ia agak k`ikuk, kurang menguasa`i keadaan ket`ika aku menolehnya. Setelah aku mengajar`inya baga`imana menggunakan kamera yang kuber`ikan `itu, kemud`ian kuteruskan mencumbu `istr`iku. Dengan telaten kucumbu `istr`iku dar`i ujung kepala sampa`i ujung kak`i. K`in`i tamuku tampaknya sudah menguasa`i keadaan, `ia dengan leluasa meng`int`ip kam`i dar`i lensa kamera dar`i segala sudut. Akh`irnya `istr`iku mencapa`i kl`imaksnya setelah l`iang senggamanya kuma`inkan dengan l`idah, dengan jar`i, dan terakh`ir dengan batang `ist`imewaku. Sedangkan aku belum apa-apa. “Sekarang gant`ian R`in, kamu yang maen aku yang ngamb`il photonya”, kata `istr`iku. “Ah Mbak `in`i ada-ada aja”, kata R`in`i malu-malu. Sebaga`i lak`i-lak`i, aku sangat paham dar`i bahasa tubuhnya bahwa d`ia t`idak menolak. Dalam keadaan telanjang bulat aku berd`ir`i dan langsung memeluk R`in`i yang sedang memegang kamera. Tangan k`ir`inya d`itekuk sepert`i akan memegang p`inggangku, tap`i telapaknya hanya d`ikepal seolah ragu atau malu. Kura`ih kamera yang mas`ih d`i tangan kanannya kemud`ian kuber`ikan kepada `istr`iku. K`in`i aku leb`ih leluasa memeluk dan mencumbunya, kuc`ium`i p`ip`i dan lehernya, sedang tanganku terus menggerayang dar`i pundak sampa`i lekukan pantatnya. Pundaknya beberapakal`i bergerak mer`ind`ing kegel`ian. Kedua tangannya k`in`i ternyata sudah beran`i membalas memelukku. Kemud`ian aku memangkunya dan merebahkannya d`i tempat t`idur. Kukulum b`ib`ir mung`ilnya, kuc`ium`i p`ip`inya, kug`ig`it-g`ig`it kec`il tel`inganya, kemud`ian kuc`ium`i lehernya punuh sabar dan telaten. `ia hanya mendesah, kadang menar`ik nafas panjang dan kadang badannya menggel`injang-gel`injang. T`idak terlalu susah aku membuka k`imononya, sejenak kemud`ian tampak pemandangan yang cukup mempesona. Dua buk`it yang cukup segar terbungkus rap`i dalam BH yang pas dengan ukurannya. Kul`itnya put`ih, bers`ih dengan postur badan yang cukup `indah. Sejenak aku menoleh ke bawah, tampak pahanya cukup menawan. Sementara `itu onggokan kec`il d`i selangkangan pahanya yang terbungkus CD menambah panorama ke`indahan. `ia t`idak menolak ket`ika aku membuka BH-nya, dem`ik`ian juga ket`ika aku melepaskan k`imononya melewat`i kedua tangannya. Kuteruskan perma`inanku dengan meng`itar`i sek`itar buk`it-buk`it segar `itu. Seluruh t`it`ik d`i bag`ian atasnya telah kutelusur`i t`idak ada yang terlewatkan, k`in`i kedua bukt`i `itu kuremas perlahan. `ia mendesah, “Eeehhh..” Tatkala kukulum put`ing susunya, badannya refleks bergerak-gerak, desahnya pun semak`in jelas terdengar. Kuulang`i lag`i cumbuanku dar`i mula`i mengulum b`ib`irnya, menc`ium p`ip`inya, kemud`ian lehernya. Kemud`ian kuc`ium`i lag`i buk`it-buk`it `indah `itu, dan kemud`ian kuperma`inkan kedua put`ing susunya dengan l`idahku. Gel`injangnya semak`in terasa bergerak meng`ir`ing`i desahannya yang terasa merdu sekal`i. Petualanganku kuteruskan ke bag`ian bawahnya. `ia mencegah ket`ika aku akan membuka CD-nya yang merupakan paka`ian satu-satunya yang ters`isa. “Ya nggak usah d`ibuka” ujarku, “Aku elus-elus aja ya bag`ian atasnya paka`i punyaku”, bujukku. `ia t`idak bereaks`i, tap`i aku langsung saja meny`ings`ingkan CD-nya ke bawah. Tampaklah dua b`ib`ir yang mengap`it lembah c`intanya d`ih`ias`i bulu-bulu t`ip`is. Kupegang burungku samb`il duduk mengangkang d`i atas kedua pahanya, kemud`ian kuelus-eluskan burung `itu ke ujung lembah yang sebag`ian mas`ih tertutup CD. Agak lama dengan perma`inan `itu, akh`irnya mungk`in karena `ia juga penasaran, maka `ia t`idak menolak ket`ika kulepaskan CD-nya. K`in`i kam`i sama-sama telanjang, tak satu hela`i benang pun yang ters`isa. Kuteruskan perma`inan burungku dengan leb`ih leluasa. Tak lama kemud`ian ca`iran ken`ikmatannya pun sudah meleleh menyatakan kehad`irannya. Burungku pun leb`ih lancar menjelajah. Tap`i karena lembahnya mas`ih perawan agak susah juga untuk menembusnya. Ket`ika kucoba untuk memasukkan burungku ke dalam lembah sorganya, tampak b`ib`ir-b`ib`ir ken`ikmatannya `ikut terdorong bersama kepala burungku. Menyadar`i alam yang d`ilalu`inya belum pernah d`ijamah, aku cukup sabar untuk melakukan perma`inan sampa`i lembah ken`ikmatannya betul-betul mener`imanya secara alam`i. Gel`injang, desahan, dan ekspres`i wajahnya yang sedang menahan ken`ikmatan membuatku semak`in bersemangat dan leb`ih percaya d`ir`i untuk t`idak segera ejakulas`i. `ia sudah t`idak menyadar`i apa yang sedang terjad`i. Akh`irnya kepala burungku berhas`il menembus lubang ken`ikmatan `itu. Kuteruskan perma`inanku dengan mengeluarkan dan memasukkan lag`i kepala burungku. `ia mer`int`ih ken`ikmatan, `ia pasrah saja dengan keadaan yang terjad`i, karena `itu aku yak`in bahwa r`int`ihan `itu bukan r`int`ihan kesak`itan, kalaupun ada, maka akan kalah dengan ken`ikmatan yang d`iperolehnya. Selanjutnya kul`ihat burung yang beruntung `itu leb`ih mendesak ke dalam. Aku sudah t`idak tahan untuk memasukkan seluruh burungku ke tempatnya yang ter`indah. Kemud`ian kurebahkan badanku d`i atas tubuhnya yang `indah, kuc`ium`i p`ip`inya samb`il pantatku kugerakkan na`ik turun. Sementara burungku leb`ih jauh menjangkau ke dalam lembah n`ikmatnya. Akh`irnya seluruh berat badanku kuhempaskan ke tubuh mung`il `itu. BACA SELANJUTNYA…

Darah Perawan Calon Sekretaris untuk lengkapnya silahkan kunjungi juga onelsf.biz juga menanyangkan situs bokep asli Indonesia dan manca negara .terima kasih sudah mengunjungi situs kami. Baca Juga Cerita Hot Lainya : Dipuasin Dua Suster Bohai | Cerita Hot

Pencarian Konten:

  • foto cewek korea bugil
  • japan nude model
  • sexxk abg bogil mulis bangt

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Onelsf.Biz | Informasi Sepak Bola | Cerita Hot © 2014 onelsf.biz